Fatwa MUI Tentang Asuransi Kesehatan Prudential Syariah

Pertumbuhan asuransi kesehatan di tanah air menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Walaupun kalah tingkat penggunaannya oleh masyarakat di negara maju, namun pertumbuhan jumlah nasabah asuransi di Indonesia sangat pesat. Apalagi berbagai teknologi maju disandingkan dengan asuransi. Yang membuat asuransi kesehatan di Indonesia semakin maju dalam bidang teknologi, pelayanan, fasilitas dan fitur.

Kemajuan dalam bidang teknologi tak bisa ditahan-tahan. Hal ini karena sifat manusia yang ingin serba mudah dan lebih baik dan lebih praktis dalam kehidupan sehari-hari. Sesuai dengan fungsi teknologi dalam memudahkan pekerjaan manusia. Begitu pula penggunaan teknologi untuk pelayanan perlindungan kesehatan seperti asuransi.

Sementara itu, perusahaan asuransi yang sudah tak menggunakan teknologi dipastikan akan ditinggalkan para nasabahnya. Anda dapat melihat beberapa perusahaan asuransi mengalami bangkrut disebabkan gaya tradisional yang masih diterapkannya. Salah satu perusahaan asuransi yang menerapkan teknologi canggih adalah Prudential. Sehingga meraih predikat asuransi kesehatan terbaik di Indonesia.

Saat ini sejumlah perusahaan asuransi kesehatan berpacu dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada para nasabah dan non nasabah. Karena persaingan bisnis asuransi sangat ketat. Setiap keluhan atau komplain atas pelayanan kesehatan yang membuat konsumen kecewa akan berdampak kurang baik bagi prospek asuransi kesehatan tersebut. Mereka bisa beralih ke asuransi kompetitor.

Fatwa MUI Tentang Asuransi Kesehatan Prudential Syariah

asuransi kesehatan Prudential pun tak mau kalah dengan asuransi yang telah mapan dan terbaik di tanah air. Berbagai jenis asuransi kesehatan dibuat dengan keperluan penyakit khusus dan untuk perorangan, kelompok, lembaga, keluarga, perusahaan dan karyawan. Keragaman itulah yang membuat banyak masyarakat lebih tertarik mengambil asuransi kesehatan Prudential. Apalagi adanya asuransi kesehatan syariah.

Asuransi Kesehatan Syariah Prudential

Seiring meningkatnya pemahaman masyarakat muslim di tanah air tercinta terhadap ajaran Islam membuat banyak orang memilih jalan hijrah. Dari mulai kalangan rakyat biasa sampai selebritis. Mereka lebih memilih bertransaksi di bank syariah, mengenakan busana muslimah dan memilih asuransi kesehatan bersistem syariah.

Sejumlah lembaga perbankan konvensional membuat unit syariah. Seperti bank Mega, BRI, Bank Permata, Bank BCA, Bank Panin, bank BNI dan lain sebagainya. Begitu pula dalam dunia bisnis dikenal bisnis syariah. Hingga usaha kompleks perumahan syariah. Hal itu bukan tanpa sebab. Sebab sesuatu yang berbau syariah sedang laris manis dan digemari banyak orang di Indonesia.

Itu pula yang terjadi pada bisnis asuransi. Masyarakat Indonesia lebih menyukai memilih asuransi kesehatan syariah. Inilah yang coba dipenuhi oleh Prudential terhadap kebutuhan masyarakat itu dengan menerbitkan polis asuransi kesehatan syariah yang terdiri dari berbagai macam jenis dan manfaat. Sistem yang dijalankan sesuai prinsip Islam yang menjauhi penipuan, hal haram, perjudian dan riba.

Fatwa MUI Tentang Asuransi Prudential Syariah

Kebutuhan manusia itu kompleks. Apalagi di jaman modern sekarang ini. Segala kebutuhan manusia bertambah besar. Itu baru kebutuhan utama. Belum ditambah lagi dengan kebutuhan sekunder dan tersier. Untuk kebutuhan utama yaitu makanan dan minuman serta pakaian dan rumah sebagai tempat tinggal.

Di atas kebutuhan pokok itu ada yang lebih penting yaitu kebutuhan akan kesehatan badan. Sebab apalah artinya jika makanan dan minuman enak berharga mahal tapi dikonsumsi dalam keadaan sakit. Akan tidak menikmati. Begitupula memakai pakaian mewah dalam kondisi sakit tidak akan membawa kebahagiaan. Dan ketika menempati rumah luas dan mewah tapi dalam kondisi sakit maka akan terasa hambar. Oleh sebab itulah, kesehatan sangat diutamakan dari semua itu. Bahkan semua pemenuhan kebutuhan pokok seperti rumah, baju dan makanan ditujukan untuk menjaga kesehatan manusia secara lahir dan batin.

Namun sebagaimana pun kita menjaga kesehatan dengan baik. Seperti makan makanan bergizi. Minum minuman yang menyehatkan. Bertempat di rumah yang sehat di dalam dan luar. Dan menggunakan pakaian yang bersih. Semua itu tak menjamin kita akan sehat selamanya. Suatu waktu kita akan menderita sakit. Bisa disebabkan penyebaran virus dan penularan penyakit serta umur yang sudah tua sehingga beberapa organ tubuh mengalami penurunan kinerja.

Untuk menyembuhkan penyakit maka cara paling umum adalah berobat ke puskemas atau ke rumah sakit. Apabila anda divonis harus melakukan tindakan operasi atau rawat inap maka tagihan biaya rumah sakit akan sangat besar. Yang kadang tak terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Disinilah asuransi kesehatan berperan untuk menanggung semua biaya pengobatan tersebut.

Ciri Khas Asuransi Kesehatan Syariah Prudential

Bagi anda yang mau memiliki asuransi kesehatan maka ada dua pilihan yang dapat sobat ambil. Yakni asuransi kesehatan konvensional atau asuransi kesehatan syariah. Kedua asuransi itu satu jenis tapi berbeda. Dalam asuransi kesehatan syariah menerapkan sistem berbagi resiko. Inilah yang membuat dalam asuransi kesehatan syariah kedua pihak saling menguntungkan. Dan adapun resiko kerugian bisa saling membantu untuk mendapatkan pahala di sisi Tuhan.

Hal ini berbeda dengan asuransi kesehatan konvensional yang lebih menjalankan bisnis untuk mendapatkan keuntungan. Terkadang ketika seseorang tak melakukan klaim selama keanggotaan maka premi yang dibayarkan nasabah menjadi hangus di akhir periode kepesertaan. Itulah yang merugikan nasabah asuransi.

Dari awal juga dalam sistem asuransi kesehatan syariah untuk pemberian premi bulanan diniatkan bersifat tabarru, niat hibah atau infak untuk membantu sesama komunitas. Apabila anda mendapatkan musibah sakit atau kecelakaan maka Anda akan mendapatkan dana santunan yang berasal dari dana bersama kumpulan premi bulanan itu.

Salah satu keluhan banyak nasabah adalah uang premi yang disetorkan nasabah hangus di akhir kepesertaan. Hal ini tak berlaku pada asuransi kesehatan Prudential unit link. Karena uang yang anda berikan sebagai premi sebagiannya diinvestasikan pada sektor usaha. Sehingga diakhir masa asuransi, anda dapat mengambil saldo uang anda tersebut.

Yang diuntungkan oleh asuransi kesehatan syariah adalah semua pihak yang terlibat di dalamnya. Seperti nasabah yang mendapatkan biaya santunan cukup besar apabila menderita sakit ataupun mengalami kecelakaan. Selain itu, ia telah melakukan suatu ibadah dalam membantu dan menolong orang lain dari musibah yang dialaminya. Sedangkan bagi perusahaan asuransi, ia akan mendapatkan upah atas kinerjanya mengelola dana bersama secara profesional.

Pendek kata, mekanisme kerja asuransi kesehatan syariah sangat bagus. Namun semua kembali kepada manusia yang mengelolanya. Jika ia tidak cakap dalam mengelola keuangan dengan baik dan tidak beriman serta bertakwa maka kinerja asuransi kesehatan syariah tak memberikan hasil optimal. Sebaliknya, jika manusia yang mengelola asuransi itu beriman dan bertakwa serta cakap dalam keuangan maka manfaat asuransi kesehatan syariah akan sangat besar bagi setiap orang.

Berbicara mengenai hukum asuransi kesehatan syariah Prudential halal atau haram menjadi pembahasan yang cukup menarik. Sebab mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Mereka ingin memastikan setiap produk keuangan menjalankan sistem syariah yang halal, lebih adil dan menenteramkan jiwa.

MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa asuransi yang dijalankan sesuai kaidah dan norma Islam adalah halal. Sebagaimana asuransi kesehatan Prudential syariah. Apalagi asuransi ini mendapatkan pengawasan ketat dari Dewan Syariah Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *